hangat tubuhmu buat dahiku penuh peluh lentik bentuk jemarimu ingin slalu kurengkuh dan slalu, ada sesuatu, di ujung matamu yang membuatku lumpuh
dada kemeja basah, air mata darah memancar, liar saat kau pergi, tak kembali
setelah senja aku hanya bisa mengingat
 | slow end | Aug 11, '08 4:02 AM for everyone |
masih ada basah sisa saat pisah di pagi yang tak lagi biasa karena kau tak ada saat semua meracun pahit tiada ampun
aku tak mau ucapkan selamat tinggal aku mau bersamamu seribu tahun lagi
jejak kakiku susuri pantai sesekali dibelai air laut hangat seperti air matamu yang membasahi dadaku saat kita berpisah
senja menjilat horizon gelap yang jingga kelam yang emas
...kau
kamu, kopi hitam kehangatanmu... selalu kuseruput ...walau pahit agar jantungku kembali berdegup tahun berganti tapi tidak hasrat ini kopi hitam di cangkir porselain putih bening kulitmu selalu membuatku menagih ingin sentuh
:ak
rasanya sekarang ini gue butuh kopi hitam, selamat...
Black Coffee"
Night Swimming Beach walking Always silent Never talking Then you call my name And I know inside I love you Sail away I miss you more Until you see the shore There I will be waiting Anticipating Each moment is new Freeze the moment Each moment is cool Freeze the moment I wouldnt wanna be Anywhere else but... here I wouldnt wanna change Anything at all (Anything oh I..) I wouldnt wanna take Everything out on... you Though I know I do (Although I know I do) Everytime I fall Day dreaming Chain smoking Always laughin Always jokin I remain the same Did I tell you that I love you Brush your teeth And pour a cup of black coffee out I love to watch you do that every day The little things that you do Each moment is new Freeze the moment Each moment is cool Freeze the moment I wouldnt wanna be Anywhere else but... here I wouldnt wanna change Anything at all (Anything oh I..) I wouldnt wanna take Everything out on... you Though I know I do (Although I know I do) Everytime I fall Hmmmmmm Hmmmmmm Each moment is cool Freeze the moment I wouldnt wanna be Anywhere else but... here I wouldnt wanna change Anything at all (Anything oh I..) I wouldnt wanna take Everything out on... you Though I know I do (Although I know I do) Everytime I fall (Everytime I fall) (Everytime I fall) I wouldnt wanna be Anywhere else but... here (Anywhere but here) I wouldnt wanna change (I wouldnt wanna change) Anything at all (Anything oh I..) I wouldnt wanna take Everything out on... you Though I know I do (Although I know I do) Everytime I fall Night swimming Beach walking Always silent Never talking Then you call my name And I know inside I love you Sail away I miss you more Until you see the shore There I will be waiting Anticipating
I cut your nails and comb your hair I carry you down the stairs I wanted to see right through from the other side I wanted to walk a trail with no end in sight
The moment we believe that we have never met Another kind of love it's easy to forget When we are all alone then we do both agree We have a thing in common this was meant to be
You close my eyes and soothe my ears You heal my wounds and dry my tears On the inside of this marble house I grow And the seeds I sow will grow up prisoners too
The moment we believe that we have never met Another kind of love it's easy to forget When we are all alone then we do both agree We have a thing in common this was meant to be
Now where's your shoulder What is it's name What's your scent Say it again If it goes faster can you still follow me It must be safe when it's on TV
I raise my hands to heaven of curiosity I don't know what to ask for What has it got for me? The others say we're hiding It's as forward as can be Some things I do for money Some things I do for free
Always crashing to the ground Always from the same height Always falling down And if you start a fashion now Make me a believer The seas will part somehow Staring at a silver sun I'm blinded I can see you almost in my town Nothing but a seat of blue Seperating seasons And I think of you Burning in the face of love Burning in the face of love Walking through a paper town Counting all the reasons to burn the others down Seems like every chance I take Brings me ever closer to being far away Black out Keep your colours dim So nobody can see you And let the ghost back in Leave me heading to the ground Always from the same height And always falling down Burning in the face of love Burning in the face of love Burning in the face of love Burning in the face of love Falling I'm falling Falling I'm falling Falling I'm falling Falling I'm falling Building Building Building gone Bulging bones are hard to hold Mould is forming on the ground Nobody is lost Nobody is found Building Building Building gone Bulging bones are hard to hold Mould is forming on the ground Nobody is lost Nobody is found Burning in the face of love Burning in the face of love Burning in the face of love Burning in the face of love
aku ingin mengucap selamat kau sudah seperempat abad aku mungkin cuma setahun dalam hidupmu tapi kau adalah seluruh hidupku
kutiup salam semoga lekuk kurva di wajahmu tetap terpasang jadi senyum mengembang salam sayang
sabtu kemarin gue manggung di acara punk rock pinggiran di bogor ama the safari. rusuh sih, seneng. bedanya kalo manggung di acara jalanan gini sama pensi atau festival adalah gue gak perlu jadi entertainer, atau performer. i just need to be myself, dan itu termasuk dengan teriak2 ngen**t sembarangan walau ada beberapa bapak2 berseragam coklat yang melekatkan pandangannya ke gue. bodo amat.
nah satu hal yang menarik lagi adalah. gue menemukan bahwa tampil di acara ini bisa meledakkan semua energi yang ada di badan gue. energi yang tumbuh karena emosi yang tertahan. dan melakukan kegilaan di panggung melepas semuanya. jadi lega. ini seperti halnya memotong rambut yang sudah panjang. ketika rambut putus dibabat gunting seketika itu juga rasanya ada masalah yang pergi. sama-sama jadi lega.
lalu satu hal menarik lainnya adalah gue langsung inget kalau ada dua hal lain yang sama feeling sesudahnya. pertama adalah ketika gue menggigit keik keju beri biru dan shoping, dua hal ini sama-sama bisa mengalihkan kepahitan. walau cuma sementara.
fuih..rasanya sekarang gue butuh gigitan keik keju beri biru, atau mungkin membeli celana topman warna merah itu? walau kemarin sudah beli kemeja gap dan t-shir ebay serta tiga pasang kaos kaki. mungkin hidup gue memang pahit banget.
lipatan bajumu terlalu pendek seperti cintamu juga pendek
tak sempat lekat hanya pernah rapat sekelebat
Pacarku hilang Bersama senja Terselip di emas Antara siangmalam ***** Aku tidak pernah berhenti bertanya. Apakah yang terjadi ketika pasangan akhirnya tersadar kalau hasrat itu telah pergi. Bukan hanya pergi, bahkan mati. Aku tidak pernah mengenal area asing itu. Karena aku tidak pernah melangkahkan kali ke sana. Aku tidak pernah mau melihat hasrat itu mati. Segala cara akan kulakukan agar sensasi itu tetap menyala. Apakah aku akan mencari orang lain dan meninggalkan kekasihku, atau aku akan bertemu orang lain sementara dan meminta ia menyalakan api hasrat aku dan kekasihku. Mungkin kejam. Tapi begitulah aku. ***** Pacarku hilang Terseret ombak Menggulung di biru Arungi lautsamudra ***** Aku tetap bertanya, bagaimana mereka bisa bertahan. Melewati malam-malam dengan saling memunggungi. Berusaha membuat jadwal untuk makan malam bersama. Atau bahkan harus menemui penasehat pernikahan, agar semua tetap bisa bertahan. Aku rasa itu menyedihkan, dan aku tak bisa membayangkan aku ada di sana. ***** Pacarku hilang Terkubur badai Menghempas di kelabu Cumbui padangpasir ciawi, 030808
Cahaya tetap bersinar di kota yang tak lagi muda berpijar di pandangan nanar cari sekelebat silam, langka
kudabesiberjajaran.malamsabtu
cahaya berpendar lakilaki terkapar, terlempar ke lubang tak berdasar
keretamalamberhenti.jamtujuh
pulang ke rumah yang tiada kupunya
cahaya kota terus menyala selalu
aku membakar wajah cinta meleleh, sebentuk ingat luar kepala leleh, meluap aliri seluruh nadi api kesumat rindu terlalu lama dibiarkan purapura mati leleh, luap, biru aku membakar wajah cinta semoga lupa... terinspirasi lepas mendengar lagu cut copy
Cahaya itu tidak pernah mati, bahkan tidak pernah redup, mungkin hanya berkedip sebentar. Untuk kembali terang. Benderang di hatiku.
Kadang mataku gelap. Pernah gulita. Tersesat di labirin kusut. Gelap dan tidak bisa menemukan cahaya itu. Tapi aku tahu, cahaya itu selalu ada. Tidak mati. Tidak sekalipun.
Pernah aku teralihkan oleh cahaya-cahaya lain. Yang penuh pesona, gemerlapan seperti pasar malam di bukit. Dengan komidi putar, kincir besar, roda gila, rumah hantu, dan tong setannya.
Hanya sementara.
Karena ada cahaya yang tidak pernah mati. Dan aku akan selalu kembali, seperti bagaimana aku selalu menemukan jalur lampu kota. Yang membimbingku.
Kembali padamu.
Terinspirasi dari catatan facebook Gita Panhar: http://www.facebook.com/note.php?note_id=20215209083&ref=nf
sepuluh tahun lagi..aku akan menunggumu tetap menunggumu di sebuah bed and breakfast tepi pantai dengan gerai es krim untuk anakmu sepuluh tahun lagi...mungkin cuma mimpi ini kupunya jadi genggamanku cuma mimpi, tak lebih sepuluh tahun lagi
karena sering banget orang yang nanya kalo agrikulture manggung, do kok underground trash, bukan lo yg nyanyi sih? kok disko di rumah bukan lo yg nyanyi sih? kok dawai damai bukan lo yang nyanyi sih? terus terang itu agak mengganggu gue... btw, klarifikasi, terus terang gue juga bingung tempat gue di agrikulture itu apa? apa additional musician (seperti tika di lagu new day), apa bagian dari mereka, atau gimana...gue bingung karena di beberapa hal gue diperlakukan sbg additional, tapi di hal lainnya gue diperlakukan sbg tim. and if you see the album no photo of me yet theres an artwork of my face at the center, if you guys noticed trus td aditya bilang ama gue spy gue ikut manggung di riot emang beberapa minggu yg lalu gue yg minta, tp stelah gue pikir kayanya mendingan gak usah deh. untuk menghindari hal2 yg gak ngenakin, terutama ke gue sendiri. and for sure no hard feeling untuk hogi, anton, fandy, emil, dhipa, apalagi adhitya. mereka semua tetep sahabat gue. apalagi aditya, kayanya gue gak bisa menghasilkan sesuatu yg klik bgt selain ama dia, dan gue ama dia bakalan ada proyekan bareng...insya Allah
so, teman-teman gak ada lagi ya pertanyaan untuk, kenapa gue gak nyanyiin tiga lagu itu lagi, kecuali disko di rumah yg asli versi the safari (yg riff dan liriknya gue bikin sendirian di kamar mandi trus yg kata banyak media versi remix lebih hacep dari aslinya-bodo amat-)
Empat deret kata ini kayanya selalu menggaung di kepala gue deh...
Well, Im just a modern guy Of course, Ive had it in the ear before. I have a lust for life cause of a lust for life.
Perempuan seperti kamu. Yang menemaniku lewati jalan panjang. Di setiap pojok yang mempunyai kisah. Baik kisahmu dan kisahku yang telah lewat, maupun yang akan datang. Perempuan seperti kamu. Yang mengerti setiap lirik laguku, mengerti bait puisiku, dan mengerti pendalamanku yang paling intim. Dan perempuan seperti kamu, tidak akan keberatan dengan semuanya. Baik yang menyenangkan maupun yang buruk. Perempuan seperti kamu. Yang selalu ada di sisiku, saat aku ingin kau ada, maupun saat aku tidak menginginkan kau ada. Yang akan membantu tubuh lemasku saat aku sakit. Tidak berkeberatan untuk membopong tubuh kurusku saat aku terlalu mabuk, pulang dari sebuah bar. Perempuan seperti kamu. Yang mengerti kekanakanku, penuh dengan cita dan obsesi. Yang mau membuat rencana masa depan bersama. Dan menjelang semua harapan berdua. Yang akan menjadi ibu dari anak-anakku. Perempuan seperti kamu. Yang belum kutemukan. Setelah dengar Pete Yorn-Girl Like You
 | super | Jul 25, '08 12:23 AM for everyone |
aku merasa super seperti helikopter terbang kitari padang opium bunga coca nan harum seharum ketiak berlapis deodoran putih gemerlap bersama cahaya kota aku merasa super terinspirasi supersonic-oasis
Ia merupa bayangan sendiri di jendela kaca bus. Memendar cahaya suburban Meninggalkan lampu kota Ia merupa jingga senja Emas di antara siang dan malam Hilang di cakrawala Ia merupa rasa menampar wajahmu Menerpa tubuh berselimut rindu Ingin sekelebat hangat Ia merupa potret Merekam seyum sempurna Dalam satu bingkai Ia merupa kenangan Terkemas kotak dan pita Tapi selalu ingin kau buka Ia merupa sederetan aksara Liar membentuk kalimat rima Liris, indah penuh pesona Ia merupa paguyuban Dewasa selalu remaja Bersama kopi dan omelet Ia merupa kencan buta Keterasingan penuh sensasi Mengelus tangan saat pertama bertemu Ia merupa selinting ganja Setangkup northern soul reggae Atau cadas stoner rock Ia merupa Absinthe, Benzedrine, atau Amphetamine Diiringi BPM tepat Buat jantungmu loncat, lalu otakmu pecah dengan ide gila Ia merupa kamu Tidak pernah jelas Dan mungkin belum kutemukan
| |