ada macan bermotif batik lompat-lompat
dari grand indonesia, melesat ke puncak
plaza di sebelahnya. meraaaaaaaaaaaaauuung.
aku yang sedang hahahihi dengan ojek yang tetangga
(atau tetangga yang ojek?) kaget sampai pipis orgasmik
buru-buru aku iyakan tawaran diantar sampai depan rumah
sambil terus menengok ke belakang, seperti selebriti yang
merindukan liputan.
di puncak bangunan serbaguna (tampak dari sela-sela robekan
tirai jendela kamarku), aku lihat si macan nangkring di huruf-huruf logam
menjilat-jilat tubuhnya, lalu kembali meraaaaaaaaauuuuuunngggggggggg.
aku ngumpet di balik selimut pinjaman dari pacar
keringat dingin pecah, berharap kedamaian dvd bajakan.
lalu terbangun pukul lima lewat lima.
selamat tidur dunia!